Showing posts with label Pidato Khutbah. Show all posts
Showing posts with label Pidato Khutbah. Show all posts

Wednesday, 30 September 2015



SEDEKAH

Secara harfiyah, sedekah berasal dari kata shadaqa yang artinya benar. Sedekah adalah pemberian atau perlakukan dari seorang muslim kepada orang lain secara sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlahnya sebagai bentuk kebajikan dalam rangka mengharap ridha Allah Swt. Dari penjelasan seperti ini, sedekah dapat kita pahami sebagai bukti kebenaran iman dalam berbagai bentuk perbuatan baik, hal ini karena iman harus selalu dibuktikan dengan amal shaleh atau amal yang baik sehingga setiap kebaikan yang dilakukan seorang muslim adalah sedekah, Rasulullah Saw bersabda:
كُلُّ مَعْرُوْفٍ صَدَقَةٌ
Tiap perbuatan baik adalah sedekah (HR. Baihaki)

Karena sedekah menjadi bukti dari kebenaran iman seseorang, maka setiap kita yang telah mengaku sebagai muslim harus bersedekah sesuai dengan potensi dan kemampuan masing-masing, bahkan melakukannya harus sesegera mungkin dalam arti jangan suka ditunda-tunda, hal ini karena bisa jadi kita tidak sempat lagi bersedekah karena sudah wafat, apalagi soal kapan kita mati sama sekali tidak ada diantara kita yang mengetahuinya atau kita mau bersedekah tapi tidak ada orang yang memerlukannya, Rasulullah Saw bersabda:

تَصَدَّقُوْا فَاِنَّهُ يَأْتِى عَلَيْكُمْ زَمَانٌ يَمْشِى الرَّجُلُ بِصَدَقَةٍ فَلاَ يَجِدُ مَنْ يَقْبِلُهَا, يَقُوْلُ الرَّجُلُ: لَوْ جِئْتَ بِاْلأَمْسِ لَقَبِلْتُهَا فَأَمَّا الْيَوْمَ فَلاَ حَاجَةَ لِي بِهَا
Bersedekahlah kamu sekalian, sesungguhnya akan datang kepadamu suatu masa dimana seorang lelaki berjalan dengan membawa sedekah tidak akan menemukan seorangpun yang menerimanya. Lelaki yang dijumpainya berkata: "andaikata engkau datang kemarin, pasti sedekahmu akan saya terima, hari ini saya tidak membutuhkannya (HR. Bukhari)

            Keharusan untuk segera bersedekah juga ditegaskan oleh Rasulullah Saw dalam haditsnya yang lain sehingga jangan sampai seseorang baru mau sedekah ketika ruh sudah sampai di tenggorokan, beliau bersabda:

قَالَ رَجُلٌ, يَارَسُوْلَ اللهِ, اَيُّ الصَدَقَةِ أَعْظَمُ أَجْرًا؟ قَالَ اَنْْ تَصَدَّقَ وَاَنْتَ صَحِيْحٌ شَحِيْحٌ تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْغِنَى وَلاَ تُمْهِلْ حَتَّى اِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُوْمَ قُلْتَ لِفُلاَنٍ كَذَا وَ لِفُلاَنٍ كَذَا
Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw: "sedekah yang bagaimana yang paling besar pahalanya?". Nabi Saw menjawab: "saat kamu sedekah, hendaklah kamu sehat dan dalam kondisi pelit serta saat kamu takut melarat tapi mengharap kaya. Jangan ditunda sehingga ruhmu di tenggorokan baru kamu berkata untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian (HR. Bukhari).



            Keharusan bersedekah bahkan tetap harus dilakukan atau diberikan meskipun kepada keluarga yang membenci kita, ini menunjukkan bahwa sedekah yang kita lakukan adalah karena Allah Swt, bukan karena kepada siapa kita harus bersedekah, Rasulullah Saw bersabda:

 أَفْضَلُ الصَدَقَةِ عَلَى ذِى الرَّحِمِ الْكَاشِحِ

Sedekah yang paling utama adalah yang diberikan kepada keluarga dekat yang bersikap memusuhi (HR. Thabrani dan Abu Daud).

KEUTAMAAN SEDEKAH 

            Sedekah memiliki banyak keutamaan dengan nilai yang besar dalam pandangan Allah Swt dan Rasul-Nya. Diantaranya:
Pertama, dapat menghindarkan seseorang dari neraka meskipun hanya sedikit yang bisa disedekahkannya, bukan kikir tapi karena memang ia tidak mampu bersedekah dalam jumlah yang banyak, bahkan seandainya ia tidak punya apa-apa iapun bisa melakukannya dengan berbicara yang baik, Rasulullah Saw bersabda:

إِتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَاِنْ لَمْ تَجِدُوا فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
Jauhilah neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebiji kurma, kalau kamu tidak menemukan sesuatu, maka  dengan omongan yang baik (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).
           
            Kedua, memperoleh pahala yang besar, karena pahala suatu amal yang baik seringkali dilipatgandakan, bahkan bila sedekahnya dalam bentuk wakaf, maka pahalanya bisa terus mengalir meskipun pelakunya sudah wafat, Rasulullah Saw bersabda:

اِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ
Apabila anak Adam wafat, putuslah amalnya kecuali tiga hal, yakni sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak shaleh yang mendo'akannya (HR. Muslim)

            Ketiga, dapat mendatangkan rizki sebagai balasan langsung dari Allah Swt atas sedekah yang dikeluarkannya, ini merupakan suatu keberkahan baginya, Rasulullah Saw bersabda:
اِسْتَنْزِلُوا الرِّزْقَ بِالصَدَقَةِ
Turunkanlah (datangkanlah) rezkimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah (HR. Baihaki).

            Keempat, sedekah menjadi naungan bagi yang melakukannya pada hari kiamat, sehingga kebaikan yang dilakukan seseorang dalam hidupnya di dunia ini akan menjadi penolong baginya dalam kehidupan di akhirat kelak, Rasulullah Saw bersabda:
ظِلُّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَدَقَتُهُ
Naungan bagi seorang mu'min pada hari kiamat adalah sedekahnya (HR. Ahmad).

Dari pengertian dan penjelasan di atas, kita bisa memahami bahwa setiap muslim harus bersedekah dan tidak ada alasan baginya untuk tidak mau bersedekah karena hal itu bisa dilakukan dengan segala bentuk kebaikan, bukan hanya dilakukan dengan harta.

Karena itu, melalui tulisan ini akan kita bahas secara berseri hal-hal yang bisa kita lakukan dan semua itu termasuk ke dalam penilaian sedekah.

1. MENGINFAKKAN HARTA

Menginfakkan atau membelanjakan harta, baik untuk kepentingan keluarga maupun orang lain merupakan salah satu bentuk dari sedekah, bahkan sedekah dengan menginfakkan harta merupakan pemahaman yang paling populer dikalangan umat Islam.
Ambillah sekedah (zakat) dari sebagian harta mereka, dengan sedekah (zakat) itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS 9:103).
عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ. قَالُوْا: يَارَسُوْلَ اللهِ اَرَاَيْتَ اِنْ لَمْ يَجِدْ؟. قَالَ: يَعْمَلُ ِبيَدِهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقَ. قَالُوْا: اَرَأَيْتَ اِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ؟. قَالَ: يُعِيْنُ ذَا الْحَاجَةِ الْمَلْهُوْفِ. قَالُوْا: أَرَأَيْتَ اِنْ لَمْ يَفْعَلْ؟. قَالَ: يَأْمُرُ بِالْمَعْرُوْفِ. قَالُوْا: أَرَأَيْتَ اِنْ لَمْ يَفْعَلْ؟ قَالَ: يُمْسِكُ عَنِ الشَّرِّ فَاِنَّهَا صَدَقَةٌ

Setiap muslim harus bersedekah. Para sahabat bertanya: “Wahai Nabi Allah, bagaimana dengan orang yang tidak memiliki harta?”. Beliau bersabda: “Bekerjalah dengan tangannya sehingga ia bermanfaat bagi dirinya lalu bersedekah”. Mereka bertanya lagi: “Bagaimana kalau ia tidak punya?”. Beliau bersabda: “Membantu orang yang membutuhkan  lagi meminta pertolongan”. Mereka bertanya lagi: “Kalau tidak bisa?”. Beliau bersabda: “Hendaklah ia melakukan kebajikan dan menahan diri dari kejahatan, karena keduanya merupakan sebaik-baik sedekah baginya (HR. Bukhari).

2. BEKERJA.

3.PERKATAAN YANG BAIK DAN MEMAAFKAN

Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari pada sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima), Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun (QS 2:263).
4. SENYUM
تَبَسُّمُكََ فِى وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah bagimu (HR. Bukhari)

5. AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR
وَأَمْرُكَ بِالْمَعْرُوْفِ وَنَهْيُكَ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ
Menyuruh kebaikan dan mencegah kemunkaran adalah sedekah (HR. Bukhari).

6. MEMBIMBING MANUSIA
وَاِرْشَادُكَ الرَّجُلَ فىِ أَرْضِ الضَّلاَلِ لَكَ صَدَقَةٌ
Bimbinganmu kepada seseorang di bumi kesesatan adalah sedekah bagimu (HR. Bukhari).

7. MEMBUANG GANGGUAN DI JALAN

وَاِمَاطَتُكَ الْحَجَرَ وَالشَّوْكَ وَالْعَظْمَ عَنِ الطَّرِيْقِ لَكَ صَدَقَةٌ
Engkau menyingkirkan batu, duri dan tulang dari tengah jalan itu adalah sedekah bagimu (HR. Bukhari).

8. MENOLONG ORANG LAIN.

9. BERDZIKIR
اِنَّ بِكُلِّ تَسْبِيْحَةٍ صَدَقَةًُ وَكُلِّ تَكْبِيْرَةٍ صَدَقَةًُ وَكُلِّ تَحْمِيْدَةٍ صَدَقَةًُ وَكُلِّ تَهْلِيْلَةٍ صَدَقَةًُ وَأَمْرٍ بِالْمَعْرُوْفِ صَدَقَةً وَنَهْيِ عَنْ مُنْكَرٍ صَدَقَةً
Tiap-tiap ucapan tasbih adalah sedekah, takbir sedekah, tahmid sedekah, tahlil sedekah, amar ma'ruf sedekah, nahi munkar sedekah, bersenggama dengan isterimupun sedekah (HR. Muslim)


10. MENANAM POHON
مَامِنْ مُسْلِمٍ يَزْرَعُ زَرْعًا أَوْ يَغْرِسُ غَرْسًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ اِنْسَانٌ أَوْ بَهِيْمَةٌ اِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ
Tiada seorang muslimpun menanam satu tanaman atau menanam satu pohon, lalu burung, manusia atau binatang memakannya, melainkan baginya sedekah (HR. Ahmad,  Bukhari, Muslim dan Tirmidzi).

Tuesday, 18 June 2013



السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي هَدَانَا لِـهَذَا وَمَاكُنَّا لِنَـهْتَدِيَ لَوْلاَ اَنْ هَدَانَالله اَللَّهُمَّ صَلِ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِاْلمرُْسَلِينٍْ وَعَلَى اَلِهِ وَاصَحْابِهِ اَجْمَعِينْ (اَماَّ بَعْد) Kepada Para  tokoh masyarakat,  para Alim ulama, Para Asatiz wal asatizah, Para Bapak, Para Ibu guru yang saya hormati semoga Allah berikan derajat dunia akhirat. Amin
Petama tama tiada syair yang merdu, tiada pantun yang indah, dan tiada kata mutiara yang berharga. Melainkan  marilah kita Panjatkan Puja dan Puji Syukur kita Kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah nya kepada kita sekalian amien..
Kedua kalinya sholawat beserta salam kita sanjungkan kepada Nabiyuna Nabi akhiru zaman Nabi Muhammad S.A.W. yang mana kita harapkan Syafaatnya nanti di hari kiamat.
para hadirin yang dimulyakan Allah.
    Waktu terus berlalu, Hari terus berganti, Minggupun terus berlalu, dan bulan terus berjalan. Akhirnya tak terasa, dengan izin Allah kita masih bisa bertemu kembali dengan bulan Maulid.
    Bicara tentang Maulid Nabi, itu tak aneh bagi kalangan masyarakat mayoritas islam, Hampir disetiap pelosok desa, disetiap sudut kota, dan disetiap Negara yang mayoritas islam. Mereka selalu memperingati hari kelahiran Nabi besar Muhammad Saw.
    Namanya begitu diagung- agungkan, perjuangannya selalu dikenang disetiap zaman, dan apakah ada peminpin dizaman sekarang ini yang patut dijadikan pigur dan dijadikan uswah bagi setiap insan?...... Kita pasti bisa menjawab dengan hati masing- masing
Saudara Hadirin Kaum Muslimin……..
    Lalu timbul dalam hati kita, Toh kenapa sih….? Atau apa sih, yang menyebabkan nama Rosul begitu mencuat dikalangan masyarakat. Pangkat beliau paling tinggi dibumi ini. Bahkan beliau bukan hanya selebriti, beliau bukan hanya hartawan, beliau bukan hanya bintang dunia, yang memberikan keindahan didalam kehidupan bahkan beliau adalah raja dunia.
    Apakah karena beliau berbeda dengan manusia? Apakah beliau seorang malaikat? Jawaban yang pertama adalah :
مُحَمَّدٌبَشَرٌ وَلَيْسَ كَالْبَشَرِوَيَقُوتٌ حَجَرٌ وَلَيْسَ كَالْحَجَرِ
Nabi Muhammad adalah sosok manusia,yang sama seperti kita, beliu suka bekerja, beliau suka berbisnis, beliau suka berperang bahkan beliau rela mengorbankan harta, tahta, tenaga, bahkan nyawa sekalipun beliau korbankan untuk agama. Maka  dari itulah timbul titik persamaan dan perbedaan antara diri kita dan Rosulullah SAW
    Seganteng apapun dia, Secantik apapun dia, dan segagah apapun manusia di muka bumi ini, Tapi dia tidak ada yang sempurna, karena apa?.....banyak yang cantik dan cakep mukanya, tapi jelek akhlaknya. Banyak yang gagah, tapi pas dia sakit perut, Pasti dia kalah. Ada yang cantik wajahnya ada yang ganteng, tapi dia punya penyakit TBC, Begitulah manusia. Tapi dalam diri Rosul tak ada kejelekan dan kehinaan dalam kehidupannya.
     Yang kedua yang menjadi faktor, bahwa rosul namanya selalu  terkenang dan perjuangannya selalu menjadi pigur bagi setiap insan, dikarenakan di samping kesempurnaan didalam kehidupan Rosul, disitu pulalah ruhul jihad dan jiwa mujahidin tertancap dan tertanam dalam hatinya sehingga tak ada yang Rosul risaukan Dalam kehidupan nya kecuali umat dan agama yang selalu ada dalam benak hati Rosul.
    Rosul tak kenal lelah, Rosul tak kenal resah, Rosul tak pernah mundur selangkahpun untuk memperjuangkan dan membela agama islam, Biarpun hinaan selalu berdatangan, Ocehan orang kafir selalu terdengar, cacin, ejekan, dan celaan, itu tak dijadikan penghalang dalam perjuangan.
    Biarpun petir terus menggigit, halilintar terus menyambar, banjir terus melanda, itu semua tak menjadiakan penghalang dalam perjuangan, sebagai mana Allah telah berfirman  dalam al Qur’an :Ali imron 110
كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ
Kalau kita benar – benar umat yang baik keluarlah untuk menegakkan kebenaran memberantas kemungkaran
 Yo….. kita sama- sama tengok sejarah / histories perjuangan Rosullah SAW. 15 Abad kebelakang, pada zaman yahudi dan nasroni, sebelum Allah mengutus Rosulullah SAW, bagaiman keadaan umat yang ada dipersada bumi ini. Tak ada yang namanya islam, tak ada yang namanya peraturan agama, kemaksiyatan merajalela, pembunuhan, dimana kemusyrikan udah jadi hal biasa. Aqhlak begitu hancur dan tiada yang namanya subur ma’mur gemah ripah loh jinawi dibumi ini.
    Maka pada waktu itulah dengan kebijaksanaan Allah akhirnya Allah mengutus Rosul sebagai penghancur kedzoliman, pembabad kemusyrikan dan penghias akhlak yang sempurna dalam kehidupan.
انما بعثت لاتمم مكارم الاخلاق
Sesungguhnya kami diutus kemuka bumi ini untuk menyempurnakan akhlak manusia
Saudara Hadirin Kaum Muslimin……..
    Selama 23 tahun Rasul berhasil menyebarluaskan agama, dari kota mekah sampai kota madinah, dari madinah kenegara mesir, bahkan hampir setiap pelosok dunia semua mayoritas islam dengan Rasulullah.
    Maka dari itulah marilah kita tancapkan dan tanamkan Ruhul jihad seperti Rosulullah SAW . Dengan cara merealisasikan ajaranya dan mencontoh akhlaq dan perjuangannya sebagai mana Allah Berfirman dalam Al Qur’an Surat Al Ahzab : 21
لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِي رَسُوْلِ للهِ اُسْوَةٌ حَسَنَهٌ لِمَنْ كَانَ يَرْ جُوْااللهُ وَالْيَوْمَ اْلاَخِرَ وَذَكَرَاللهَ كَشِيْرًا
Yakin dalam diri Rosul terdapat contoh pigur dan uswah yang baik.
    Dengan ayat diatas marilah kita ambil manfaat dan mengkutip hikmahnya. Bahwa tak ada pigur yang baik dan yang harus kita jadikan uswah kecuali Rosulullah SAW.
Saudara hadirin kaum muslimin
    Setelah rosulullah tiada, maka perjuangan Rosul dilanjutkan oleh para sohabat. Waktu demi waktu zaman terus berputar akhirnya islam masih berjaya di muka bumi ini.
Saudara hadirin
    Tetapi toh kenapa zaman semakin maju, alat semakin canggih, sains dan teknologi semakin modern,Tetapi islam semakin padam.
    Dulu dengan perjuangan Rosul, dengan akhlaq yang manusia menjadi indah, kehidupan semakin tentram tetapi kenapa sekarang akhlaq semakin buruk kehidupan pun penuh dengan kerusuhan dan kemaksiatan
Maka dari itu marilah kita sama-sama merehabilitasiatau merubah kehidupan kita dengan memperjuangkan agama dan mencontoh akhlak Rosulullah SAW Sebagai mana dalam  sebuah hadist menyatakan
اَكْسَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الجَنَّةَ تَقْوَى اللهِ وَحُسْنُ الخْلِقُ
Kebanyakan perkara yang akan mendorong kita masuk surga adalah taqwa dan akhlaq yang sempurna
    Janganlah kita memandang yang besar atau yang kecil pejabat atau bukan,punya pangkat atau tidak semuanya sama di sisi Allah SWT. Jangan takut dengan ancaman, jangan mundur karena hinaan, dan jangan putus asa karena cacian dan celaan.
مَنْ رَاَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِرُهُ بِيَدِهِ فَاِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ
وَاِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وِذَلِكَ اَضْعَفُ اْلاِيْمَنِ
Barang siapa yang melihat kemungkaran maka rubah lah dengan tangan, Kalau tidak mampu dengan tangan, maka dengan lisan….dan itulah selemah nya iman.
    Marilah kita tingkatkan Ruhul Jihad kita dengan wasilah mengagungkan  kelahiran rosul dan mencintai Allah dan Rosulnya.
 GIVE YOUR SMILE TO EVERY BODY BUT GIVE YOUR  LOVE TO ONLY ONE PEOPLE
Berikanlah senyuman dan cintamu pada seluruh makhluk, tapi berikanlah hatimu hanyalah untuk Allah dan Rosulnya
مَنْ عَظََّم مَوْ لِدِيْ كُنْتُ شَفِيْعًا لَهُ يَوْمَ اْلقِيَمَةِ
Barang siapa mengagungkan kelahiran kami, maka dia akan mendapat syafa’at dari kami di Yaumul Qiamah
Rupanya perkataan Saya cukup sampai disini saya mohon maap atas segala kekurangannya.
وَقَدْ يُرْجَى لِجَرْحِ السَّيْفِ بُرْاٌ وَلاَ يُرْأَلِماَ جَرِحَ اللِّسَانِ
Apabila pedang lukai tubuh maki masih ada harapan, uantuk sembuh,tapi kalau lidah lukai hati maka kemana  obat susah dicari
بالله تو فيق والهدا يه
والسلام عليكم ورحمة الله وبركته




Oleh : Asep Saeful Millah

NIKMAT UMUR
ا لسلام عليكم ورحمة الله وبر كاته الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهد الله فلامضلّ له ومن يضلل فلاهادي له. واشهد ان لا اله الا الله . واشهد أن محمّدا عبده ورسوله أرسله بالحق بشيرا ونذيرا بين يدي الساعة. من يطع الله ورسوله فقد رشد. ومن يعصهما فانه لا يضر الا نفسه. ولا يضرالله شيأ. اللهمّ صلّ وسلّم وبارك على سيّدنا محمّد وعلى اله وأصحابه أجمعين. أما بعد: فيا أيها الناس أوصيكم وأياي بتقوى الله فقد فاز المتقون. وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ (ابرهيم. ٣٤) خير الناس من طال عمره وحسن عمله، وشر الناس من طال عمره وساء عمله لاتزول قدما عبد حتى يسأل من عمره فيما أفناه وعن علمه فيما فعل وعن ماله فيما اكتسبه وفيما أنفقه وعن جسمه فيما أبلاه. رواه الترمذي أغتنم خمسا قبل خمس: صحتك قبل سقمك، وفراغك قبل شغلك، وشبابك قبل هرمك، وغناك قبل فقرك، وحياتك قبل موتك (رواه البيهقي) أقول قولى هذا وأستغفرالله العظيم لى ولكم ولوالدي ولوالديكم ولجميع المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات فاستغفروه إنه هو الغفورالرحيم    Hadirin sidang jum’at rahimakumullah!
Dalam kesematan yang berbahagia ini, marilah kita bersama-sama untuk senantiasa meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah SWT yang telah memberikan berbagai macam kenikmatan kepada kita semua dan kepada bangsa indonesia. Salah satu kenikatan yang telah di berikan oleh Allah kepada kita adalah nikmat panjang umur.

Hadirin sidang jum’at rahimakumullah!
Allah SWT selalu memberikan nikmat kepada kita dimanapun kita berada, dan kalau kita menghitung – hitung semua kenikmatan yang telah di anugrahkan kepada kita, niscaya kita tidak akan bisa menghitung nya.
Dalam hal ini Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
و ا ن تعد و ا نعمت ا لله لا تحصو ها (ا لا برهيم. 34)
Artinya: “Dan jika kamu menghitung nikamt Allah niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya”.

Sungguh benar firman Allah SWT itu, andai kata kita ingin juga hendak menghitungnya satu –persatu, mengenai nikmat yang kita masukan kedalam perut dengan melalui kerongkongan saja, rasanya akan payah kita untuk menghitungnya, apa-apa macamnya, berapa banyaknya yang kita masukan kedalam perut kita,sungguh sangat tidak mungkin kalau kita bisa menghitung kenikmatan Allah.
Cuma manusia juga yang kadang-kadang lupa kepada Allah SWT yang maha pemurah dan maha pengasih dalam memberikan macam-macam kenikmatan kepada kita semua.
Kaum muslimin yang berbahagia
Kalau Allah telah memanjangkan umur kita sampai sekarang ini, maka sudah sepantasnya kita berterima kasih kepada Allah SWT dengan menggunakan sisa umur kita untuk mengabdi kepada Allah SWT dengan arti yang sebenar-benar nya mengabdi, dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya serta bersedia untuk menegakkan, hukum Allah dengan patuh dan tunduk. Untuk itu lah Allah sengaja memanjangkan umur kita sampai sekarang ini.
Semakin bertambah umur kita maka semakin dekat kita kepada yang namanya ajal, dan apabila ajal sudah semakin dekat kepada kita, maka semakin dekat pula kita kepada liang kubur. Karena itu hendaklah umur kita yang masih ada sekarang ini, kita gunakan sebaik-baiknya sebelum ajal menjemput kita, sebelum umur kita bercerai dengan badan jangan terlambat dan janganlah kita terpedaya dengan kekuatan kita, kekayaan, dan kekuasaan yang kita miliki. Semua itu akan berakhir bila malaikat maut sudah menjemput kita dan menceraikan roh kita dari badan.
Marilah kita perhatikan sabda nabi Muhammad saw di bawah ini :

خير ا لناس من طال عمره و حسن عمله وشر الناس من طال عمره وساء عمله

Artinya : “sebaik-baiknya manusia yang di beri umur panjang, dan umur yang panjang itu di gunakan untuk berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya, dan seburuk-buruknya manusia adalah orang yang diberikan umur panjang tetapi umur panjang itu di unakan untuk berbuat kejahatan dan kerusuhan-kerusuhan (HR AHMAD)

Dengan sabda nabi Muhammad saw itu dapat lah kita mengambil perhatian dan keinsyafan supaya kita dapat menggunakan umur kita yang berharga ini dengan sebaik-baiknya menurut apa yang telah di gariskan oleh agama kita serta di ridhoi Allah SWT.
Kaum muslimin yang berbahagia,
Umur yang digunakan ini akan kita pertanggung jawabkan kepada Allah nantinya untuk apa saja umur yang kita habiskan ini, semuanya akan di mintai pertanggung jawaban oleh Allah kepada kita. Pertama-tama yang akan di tanyakan oleh Allah iyalah mengnai umur, kemana di habiskan dan untuk di gunakan pada waktu itu kita tidak dapat berdusta sedikit pun, sebab semua anggota badan menjadi saksi tentang apa dan ntuk apa di pergunakan umur kita yang sekian puluh tahun di pakai. Barulah pada hari itu timbulah penyesalan yang mana penyesalan tidak berguna lagi karena sesal di kemudian hari tidak ada gunanya lagi.
Sebagai mana sabda Rasulallah saw :

لا تزول قد ماعبد حتى يسأل من عمره فيما أفناه وعن علمه فيما فعل وعن ماله فيما اكتسبه فيما انفقه وعن جسمه فيما أبلاه : روه الترمدى

Artinya : “belum lagi hilang jejak telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat, sehingga telah di ajukan tiga pertanyaan :

1.    dari hal umurnya kemana di habiskan
2.    dari hal tubuhnya untuk apa di pakai
3.    dari hal ilmunya apa yang telah di amalkan

kaum muslimin yang berbahagia
bagi manusia yang beriman kepada Allah, pasti mempercayai bahwa pada suatu saat nanti yang telah di tentukan umurnya akan bercerai dengan badannya bila ajalnya sudah datang dan dia berpulang kerahmatullah untuk mempertanggun jawabkan umurnya kepada Allah. Bila kepercayaan ini sudah tumbuh dan sudah menjadi keyakinan yang kuat masing-masing manusia akan berhati-hati untuk sisa umurnya, sebelum datang ajalnya untuk mencapai husnul khatimah, yaitu menghabikan waktu yang baik.
Baiklah marilah kita bersma-sama ingat pada pesan nabi muhammad saw mengenai penggunaan segala kesempatan dalam hidup ini.

أغتنم خمسا قبل خمسى : صحتك قبل سقمك, فراغك قبل شغلك, شبابك قبل هرامك, غناك قبل فقرك, حياتك قبل موتك (روه بيهقى)   

Artinya : “pergunakan kesempatan sebelum datangnya lima kesempitan”

1.    pergunakan kesempatan sehatmu sebelum datang sakitmu
2.    pergunakan kesempatan lapangmu sebelum datang kesempitanmu
3.    pergunakanlah hari mudamu sebelum datang hari tuamu
4.    pergunakanlah kesempatan kayamu sebelum datang masa pakirmu
5.    pergunakanlah masa hidupmu sebelum datang saat kematianmu
(HR BAIHAQI)

Sebagai mahluk hidup marilah kita gunakan kesempatan hidup kita unuk memperbaiki langkah yang lalu, agar mencapai kehidupan yang bahagia dan sukses memperoleh kemenangan yang diridhoi Allah SWT.

أقول قولى هدا وستغفرالله العظيم لى ولكم ولوالدى والوا لديكم ولجميع المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات فاستغفروه انه هوالغفورالرحيم




KHUTBAH II

الحمد لله حمدا كثيرا كما امرا, فانتهوا عما نهى عنه وحدر, الشهد ان لااله الاالله الواحدالقهار, واشهد ان محمدا عبده ورسوله سيدالابرار. ,قال الله تعالى فى كتابه الكريم: ان الله وملائكته يصلون علنبي يايها الدينا امنوا صلوا عليه وسلموا تسليما. اللهم صلى على محمد وعلى ال محمد كما صليت على ابراهيم وعلى ال ابرا هيم. وبارك على محمد وعلى ال محمد كما باركتا على ابرا هيم وعلى الى ابرا هيم فى العالمين انك حميد مجيد. اللهم اغفر للمسلمين ولمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الاحياءمنهم والاموات. اللهم انا نسئلك من الخير كله ماعلمنا منه ومالم نعلم ونعو دبك من الشر كله م علمنا منه وما لم نعلم. اللهم أنا نسئلك من خير م سألك به عبادك الصالحون. ونعود من شرما استعادك منه عبادك الصالحون. , ربنا اتنا فى لدنيا حسنة وفى الاخرة حسنة وقناعداب لنار. عبا دا الله أن الله يأ مركم بالعدل والاحسان وايتائ دالقربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تدكرون, فادكروا الله العظيم يدكركم واسئلوه من فضله يعطكم ولدكر الله اكبر.
: Oleh : Asep Saeful Millah